Get the latest concerts information that happen in indonesia on our twitter Follow @thedailyconcert
 photo homebodyBG_zps85439fa1.jpg"/>
Javarockin'land 22-23 June 2013
1 2 3 4 5

Sabtu, 18 Mei 2013

Sigur Rós Menyihir Jakarta

 photo IMG_2444_zpscbc7bef3.jpg

Daily Concerts,Jakarta-Daily Concert-Jakarta , Dahaga pecinta musik Postrock akhirnya terbayar  tuntas dengan aksi konser dari ‘nabi’ mereka asal Islandia yaitu Sigur Ros. Konser yang digelar Jumat (10/5) di Istora Senayan, Jakarta ini di promotori oleh Flux and Play dan berlangsung selama dua jam dengan jumlah 14 lagu yang mereka bawakan.

Kepadatan penonton mulai terlihat sejak awal dibukanya loket penukaran tiket, tidak heran karena antusias para pecinta musik Postrock sangat menanti penampilan dari Jonsi dan kawan-kawan. Acara yang dijadwalkan mulai pukul 7 malam mengalami sedikit perubahan jam menjadi jam 9 malam. Antrian yang ‘mengular’ tidak menjadi sebuah kendala bagi para penonton.


 photo IMG_2432_zpsf77fcc88.jpg

Akhirnya setelah menunggu 2 jam, Jonsi dan kawan-kawan mulai menaiki panggung. Sorak-sorai penonton mulai pecah saat lagu pertama “Yfirborð” dimainkan.  Tata panggung dan tata lampu mulai memanjakan mata para penonton serta tata suara panggung yang juga memanjakan telinga penonton.

Suasana Istora Senayan semakin ‘mengawang-awang’ saat lagu “Hoppipolla” diperdengarkan, seraya penonton sontak melantunkan lagu tersebut bersama-sama. Lagu “Hoppipolla” adalah salah satu lagu paling hits dari beberapa lagu yang lain, tidak sedikit dari penonton yang menghapal lagu ini.



 photo IMG_2447_zps72a57bc2.jpg

Akhir dari konser Sigur Ros ini ditutup dengan lagu “popplagið” banyak penonton yang masih merasa kurang setelah Sigur Ros membawakan 14 lagu andalan mereka. Teriakan “We want more!” terdengar sampai ketika Sigur Ros memberikan salam penutup, ungkapan terima kasih kepada penonton tanda berakhirnya konser Sigur Ros di Jakarta.

Sigur Ros adalah band asal Reykjavik, Islandia, yang beranggotakan Jónsi Þór Birgisson pada Vocal dan Gitar,  Georg Hólm pada Bass, dan  Orri Páll Dýrason pada Drum. Sigur Ros dibentuk pada tahun 1994 dan sudah mengeluarkan tujuh album dari tahun 1997 sampai 2013. (Indah)

Hammersonic “Jakarta International Metal Festival” 2013

 photo IMG_1278_zps33ac9172.jpg

Daily Concerts,Jakarta-Event metal di Indonesia pada bulan April 2013 boleh dikatakan cukup padat. Setelah diramaikan oleh Obscenes di Bumi Perkemahan Ragunan dan Bandung Berisik di Stadion Siliwangi, Jakarta International Metal Festival 2013 yang dikenal dengan Hammersonic baru saja berlalu pada tanggal 27-28 April 2013 di Eco Park Ancol Jakarta. Tahun ini event yang diselenggarakan oleh Revision Live berlangsung selama dua hari dan menampilkan puluhan band metal dari dalam dan luar negeri. Selain dari Jakarta dan berbagai kota lain di Indonesia, yang hadir pun ada yang berasal dari Malaysia, Singapore, India dan lain-lain.

 Hari pertama, dibuka oleh penampilan Kraken di Hammer Stage, band asal Jakarta tampil membawakan konsep death metal. Kapital, band asal Tenggarong tampil di Sonic Stage membawaka konsep metalcore. Dari negara tetangga kita Singapore yaitu Sil Khannaz masih setia dengan kosepdeath thrash. Mereka sudah cukup lama malang melintang di scene underground Asia Tenggara.

Kemudian dari Perth Australia Sensory Amusia tampil percaya diri di Sonic Stage menghibur  metalhead dengan komposisi progressive metal. Band pengusung brutal death metal yaitu Whoretopsy tampil di Hammer Stage, setidaknya band ini bisa memanaskan suasana sekitar panggung menjadi lebih terisi.

 Salah satu yang ditunggu oleh penonton yaitu Outright. Band hardcore asal Bandung ini tampil di Sonic Stage dan membuat penonton lebih crowd mengikuti hentakan music yang mereka bawakan. Band asal Australia yaitu Belligerent Intent tampil di Hammer Stage, band ini mengusung konsep death/black metal.

Kemudian dari Jepang dengan konsep symphonic black metal Ethereal Sin yang tampil di Sonic Stage cukup rapih membawakan konsep walaupun sound sedikit tidak maksimal. Band death metal asal Jakarta dan personilnya masih cukup belia yaitu Revenge, setidaknya bisa menaikan adrenalin penonton yang haus akan hentakan death metal terutama yang ada di Hammerstage.

 Dari Jakarta kita kembali ke Bandung, band yang satu ini kehadirannya sudah tidak asing lagi di scene metal Indonesia dan mereka saat itu tampil Sonic Stage, mereka adalah Burgerkill. Dengan lagu-lagu yang sangat familiar seperti Darah Hitam Kebencian maupun Atur Aku, mereka sanggup memuasakan dahaga penonton di sore yang cerah saat itu.

Setelah puas dengan Burgerkill, band grindcore asal Jakarta yang namanya sangat diperhitungkan di scene metal Jakarta yaitu Dead Vertical tampil di Hammer Stage.

Juara festival rock se-Indonesia V asal Surabaya yaitu Power Metal tampil di Sonic Stage. Band yang sudah 2 dekade lebih dengan 9 album yang mereka rilis berhasil membuat penonton ber-sing along dengan lagu Satu Jiwa, Cita Yang Terita, Angkara, Lagu Kebesasan maupun Timur Tragedi.




 photo IMG_9669_zps673719b6.jpg
Setelah break Magrib, acara kembali dilanjutkan dengan dengan kehadiran The Amenta di Hammer Stage. Siapapun penggemar band Indonesia tentu tidak asing dengan band yang dikomandani oleh Eet Sjahranie yaitu Edane. Tapi sayang, lagu-lagu andalan seperti Ikuti, Pancaroba, Kau Pikir Kaulah Segalanya maupun Jadi Beken tidak mereka bawakan diatas panggung. Band death metal asal….yaitu Dyscarnate, memuaskan penonton yang ada disekitar Hammer Stage. Dengan hentakan yang mereka bawakan, penonton tidak ragu untuk moshing maupun head bang.

Sementara itu dari Italy, band technical brutal death yaitu Hour Of Penance tampil di Sonic Stage dengan lagu-lagu dari album Sedition dan membuat penonton akan skill yang mereka tunjukan. Siapapun tidak akan asing dengan band brutal death asal Maryland Amerika Serikat yaitu Dying Fetus.

Mereka tiga tahun yang lalu pernah hadir di Solo dan Jakarta. Band yang tahun lalu melepas album baru Reign Supreme, tampil di Hammer Stage. Sebetulnya mereka bermain begitu total diatas panggung namun kualitas sound yang dihasilkan kurang maksimal. Ban grindcore yang basecampnya di Swedia yaitu Lock Up tampil di Sonic Stage dan berhasil membuat crowd semakin dahsyat apalagi circle pit dari penonton membuat penampilan mereka sangat powerfull.

Dari Swedia beralih ke Belanda dengan penampilan dari Epica. Band yang mengusung symphonic gothic metal tersebut tampil di Hammer stage, mereka tampi enerjik dengan sound dan lighting yang sempurna walaupun sang vokalis Simone Simon tengah hamil anak pertama. Headliner hari pertama yang sangat ditunggu oleh penonton yaitu Obituary akhirnya naik panggung jam 24 malam.

Band asal Florida dengan konsep slow death metal membuat penonton yang hadir malam itu menggoyangkan kepala mengikuti alur musik yang dibawakan. Yang menjadi minus dari stage act Obituary saat itu antara lain Sound yang kurang maksimal, tidak adanya lead guitar yang mengiringi mereka dan beberapa gangguan teknis pada gitar yang dimainkan oleh Trevor Peres. Padahal band yang dimotori oleh John Tardy cs ini banyak menggeber lagu-lagu lama dari album Slowly We Roth maupun Cause Of Death.

Minggu 28 April 2013 merupakan hari terakhir dari Hammersonic. Dari jumlah penonton pun hari terakhir jauh lebih banyak dibandingkan hari pertama. Band asal…yaitu Rising The Fall membuka event hari kedua di Hammer Stage dan Unremains dari Makasar di Sonic Stage. Sementara itu band asal Bali yang mengusung brutal death metal tampil di Hammer Stage.
Kemudian Hellcrust dari Jakarta dan mengusung death metal tampil di Sonic Stage. Walaupun panas cukup menyengat saat itu, tidak menyurutkan penonton untuk merapat ke bagian depan panggung untuk menikmati penampilan dari band asal Australia Inanimacy yang mengusung kosep brutal death metal yang tampil di Hammer Stage.

 Pasukan Babi Neraka asal Solo yaitu Down For Life tampil di Sonic Stage, mereka setidaknya bisa membuat suasana sekitar venue menjadi lebih terisi. Advent Sorrow yang berasal dari Australia dan mengusung konsep symphonic black metal tampil di Hammer Stage. Selanjutnya Saturnian dari Inggris memperlihatkan kerapihan mereka dalam memainkan konsep symphonic black metal. Sucker Head yang merupakan band thrash metal asal Jakarta tampil di Sonic Stage. Mereka cenderung membawakan lagu-lagu dari album Hipertensi yang kurang familiar di kuping penonton.
Satu yang unik ternyata hadir dalam Hammersonic kali ini yaitu Putrid Pile yang berada di Hammer Stage. Band asal Wisconsin Amerika ini boleh dikatakan minus personil dan hanya dimotori oleh Shawn Lacanne(guitar, vocal). Band ini jika show dimanapun hanya mengandalkan sampling bass dan drum sebagai pendukung stage act. Sedikit berbeda dengan kebanyakan band yang bermain di Hammersonic yaitu tampilnya Voyager di Sonic Stage.




 photo IMG_1269_zpsdc1abe69.jpg

Mereka tampil memainkan konsep progressive extreme metal, dan tentunya untuk memainkan konsep tersebut membutuhkan skill yang memadai. Penampilan mereka mendapatkan sambutan yang hangat dari penonton. Band gabungan Bandung-Jakarta yaitu Seringai merupakan band lokal yang mendapat sambutan lebih dari penonton. Mereka tampil di Hammer Stage dan membawakan lagu-lagu yang familiar seperti Generasi Menolak Tua, Dilarang Di Bandung maupun Serigala Militia. Dari lokal penonton kembali dihibur oleh penampilan band brutal death metal asal Francis yaitu Gorod di Sonic Stage. Band metalcore asal San Diego yaitu As I Lay Dying yang tampil di Hammer Stage membuat crowd hari kedua semakin dahsyat. Penontonpun tidak segan untuk melakukan circle pit, headband maupun moshing, ditambah aksi dari para personil band yang sangat atraktif.

 Salah satu The Big Teutonic asal Jerman yaitu Destruction yang berada di Sonic Stage memuasakan dahaga penonton yang haus akan musik thrash metal. Band asal Buffalo New York yang kali ini tampil untuk kedua kalinya yaitu Cannibal Corpse tampil garang diatas panggung dengan aksi memutarkan kepala walau usia sudah tidak muda lagi.

 Yang ditunggu-tunggu hari kedua oleh penonton yaitu Cradle Of Filth merupakan klimaks dari Hammersonic tahun ini. Walaupun ada sedikit kendala dalam masalah sound, mereka tampil percaya diri memuaskan fansnya di Indonesia. Band asal Inggris ini diperkuat oleh Dani Filthvocals, Paul Allenderguitar, Daniel Firth – bass, James McIlroy – guitar, Martin Skaroupkadrums dan live keyboardis/female vocal asal Canada yaitu Lindsay Matheson. Mereka membawakan sebanyak 11 lagu, antara lain : Tragic Kingdom, Funeral In Carpathia, For Your Vulgar Delectation, A Dream Of Wolves In The Snow, Summer Dying Fast, Nymphetamine (Fix), Born In A Burial Gown, The Forest Whisphers My Name, Cruelty Bought Thee Orchids, Her Ghost In The Fog dan From Cradle To Enslave.  ­­­- Redaksi

Jakarta... Nge-Blur!!!

 photo blur3_zpse20c7b9a.jpg-

Daily Concerts,Jakarta-Blur adalah sebuah penantian. Penantian akan sang pioneer yang menanamkan trend britpop di Indonesia. Penantian tersebut pun terbayarkan, Rabu, 15 Mei 2013 tepat pukul 9 malam, Jakarta... Nge-Blur!!!

Adalah ekspektasi yang dipenuhi. Blur menemui ribuan fansnya di Lapangan D, Senayan, Jakarta dalam kemasan Big Sound Festival yang diselenggarakan oleh Dyandra Entertainment.Damon Albarn (Lead Vocal, Keyboard, Guitar), Graham Coxon (Guitar, Backing Vocal), Alex James (Bass-Guitar, Backing Vocal) dan Dave Rowntree (Drum), menyajikan penampilan yang memukau ditengah hingar bingar teriakan ribuan penonton yang menyaksikannya.

 photo blur1_zpsc7482290.jpg

Dibuka dengan Girls and Boys (album Parklife) yang beatly, mereka berhasil menggiring suasana menjadi riuh dan bergairah. Dilanjutkan dengan She's So High dan There's No Other Way (album Leisure) yang mulai menenangkan jiwa mengajak penonton kembali ke tahun 90an.

Lagu-lagu berikutnya yang semakin familiar ditelinga penggemar ialah Beetlebum (album Blur), Coffee & TV (album 13), Tender (album 13), Parklife (album Parklife), Under The Westway (single) dan The Universal (album The Great Escape).

 photo blur2_zpsd4a01dd1.jpg

Finally .. yang paling dinantikan
"Wohoo .. When I feel heavy metal,
Wohoo .. And I'm pins and I'm needles,
Wohoo  .. When I'm lying I'm easy.
All the time, but I'm never sure
Why I need you, please to meet you."

Song 2 (album Blur) menutup konser dengan penuh gempita dan sukaria. - Pipit Prabowo

Kamis, 16 Mei 2013

Java Rockin'land Kembali

 photo homebodyBG_zps85439fa1.jpg

\
Daily Concerts,Jakarta-Festival Rock terbesar di Indonesia dengan konsep menggabungkan musisi rock dalam negeri dan mancanegara dengan puluhan artis didalamnya kembali hadir untuk mengobati
kehausan para pecinta musik rock tanah air. Java Rockin’land yang pada tahun ini akan diadakan
selama 2 hari adalah persembahan Java Festival Production yang rencananya akan
diselenggarakan  pada tanggal 22-23Juni 2013 di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta. Tempat
bertemu dan perkenalan para musisi rock ini akan mempertontonkan penampilan  di 6 panggung
dengan total lebih dari 36 pertunjukan  selama dua hari berturut-turut disemua panggungnya.
Suicidal Tendencies band metal asal Amerika yang terbentuk pada tahun 1981 dan
disebut-sebut sebagai “The Fathers of Crossover Thrash” adalah salah satu musisi mancanegara
yang menjadi lineup Java Rockin’land Festival yang ke-Empat ini. Bulan maret yang baru saja
lalu, Band ini baru saja merilis albumnya yang ke-13 dengan judul “13”.  Sejak Band ini
dibentuk, mereka telah menerima beberapa nominasi dari Grammy. Beberapa lagu hits yang
sudah dilantunkan oleh Suicidal Tendencies adalah “You Can Bring Me Down”,
“Institutionalized", “Nobody Hears”.

    Band Internasional kedua yang telah confirm di festival adalah Collective Soul. Band
Rock asal Amerika yang telah menelurkan 8 album ini akan menunjukkan kebolehannya pada
hari pertama festival ditanggal 22 Juni. Penampilan mereka terdiri atas Ed Roland (Vocal), Dean
Roland (Rhytm Guitar), Will Turpin (Bass), Joel Kosche (Lead Guitar) dan Ryan Hoyle
(Drums). Beberapa Hits terkenal dari Collective Soul adalah Shine, Gel, December, Heavy, dan
Run. “December” adalah salah  hits    mereka yang memenangkan Billboard Music Award.2         
               
               
    Last Dinosaurs adalah new comer Band asal Australia yang akan memberikan rasa yang
berbeda di festival. Band ini mengeluarkan album pertama mereka “In A Million Years” pada
tahun 2012. Album tersebut menjadi Top 10 Debut di Australia tepat setelah di release. Mereka
juga turut berpartisipasi dalam festival di Australia bersama dengan Band sekaliber We Are
Scientist dan Foals

    Java Rockin’land muncul pertama kali pada tahun 2009 telah berhasil menampilkan
nama-nama besar seperti Vertical Horizon, Secondhand Serenade, Mr Big, Good Charlotte, 30
Seconds to Mars, Third Eye Blind, Mew, Melee, Arkarna, The Smashing Pumpkins, Neon Trees,
The Cranberries,  untuk beberapa artis mancanegaranya dan Slank, Gigi, Rif, Superman is Dead,
killed by Butterfly, Naviculla, Gugun Blues Shelter, PAS Band, dan grup band rock  Indonesia
lainnya. Pada tahun 2009 total penonton lebih dari 46.000. Sambutan yang cukup
mencengangkan untuk festival musik dengan genre rock bertaraf internasional pertama di
Indonesia kala itu. Kesuksesan yang membanggakan juga dilihat dari tahun-tahun berikutnya di
Java Rockin’land 2010 dan 2011. Terlihat dari jumlah penonton yang meningkat sebanyak
54.000 orang  pengunjung ditahun 2011 juga tanggapan positif dari media dan pengamat musik
melalui berita-berita yang muncul ke permukaan yang mengatakan semakin bagusnya kualitas
pesta musik rock ini dari tahun ketahun. 

      Resep varian genre rock dipersiapkan  tim JFP dengan maksud  bisa  mengulang
kesuksesan konser-konser akbar di tahun-tahun yang lalu semenjak 2009 Java Rockin’land ini
diadakan untuk pertama kalinya.  Beragamnya perbendaharaan artis Java Rockin’land2013
diharap mampu membuat pengunjung benar-benar merasakan hingar-bingar sayembara musik
rock  ini, tanpa merasa bosan karna mereka tidak hanya  terfokus disatu pertunjukan namun bisa
menonton dan melihat aksi artis  kesayangan mereka dengan varian type rock hingga metal baik
lokal dan mancanegara.  


Untuk mempersembahkan Java Rockin’land  yang diharap mampu
mengguncang Jakarta sesuai dengan tag line We’re gonna Rock You harder than ever untuk ke-4 3         kalinya, tim Java Festival Production telah melakukan persiapan sejak bulan Maret 2013. Untuk
pertama kalinya di tahun 2013, ini  Java Rockin’land disponsori oleh PT Indosat Tbk dengan
menggunakan layanannya yang dikenal dengan nama IM3.

Informasi-informasi terkait dengan festival Java Rockin’land nantinya akan diberitahukan
kepada public  secara berkala melalui website www.javarockingland.com, social media seperti
Facebook Java Festival Production, Twitter @JavaRockingland  hingga  akunYoutube melalui
video-video penampilan artis tahun sebelumnya untuk dinikmati dan sebagai referensi penonton.
Lengkap didalamnya  juga bisa didapat  informasi mengenai artis, program, semua hal mengenai
ticketing. 

So, lets rock harder than you ever think you can.....

DEFTONES - KOI NO YOKAN TOUR Live in Concert

 photo POSTERDeftoneslarge_zpse5d2a72f.jpg

Daily Concerts,Jakarta-Terkait dengan desas desus mengenai kedatangan DEFTONES untuk tampil di Indonesia untuk kedua kalinya, kami NADA PROMOTAMA selaku promotor mengkonfirmasi bahwa band beraliran Alternative Metal asal California, Amerika Serikat ini akan tampil di kota Bandung untuk pertama kalinya, pada tanggal 30 Mei 2013 di The Venue Concert Hall, Eldorado Bandung. Deftones sendiri terdiri dari 5 personil yaitu Chino Moreno (vokal), Stephen Carpenter (gitar), Abe Cunningham (drum), Frank Delgado (keyboard dan turntable), dan Sergio Vega (Bass). Konser kali ini merupakan rangkaian dari tur dunia Deftones dalam rangka mempromosikan album terbaru mereka “KOI NO YOKAN”, album studio ke 7 mereka yang dirilis pada tanggal 12 November 2012. Album ini mendapatkan respon positif dari berbagai kritikus dunia.
Pemilihan Bandung menjadi kota yang akan disinggahi Deftones kali ini dikarenakan sang promotor Nada Promotama memang berasal dari Bandung dan ingin menjadikan Bandung sebagai kota tujuan utama untuk konser-konser band internasional. Bandung juga diketahui memiliki fan base Deftones yang besar. Hal ini dibuktikan dari habisnya tiket presale yang disediakan oleh promotor dalam hitungan jam saja sejak penjualan dibuka. Saat ini jumlah tiket yang sudah terjual mencapai 70% dari total 2500 lembar tiket yang disediakan oleh promotor. Promotor sendiri memang tidak menjual jumlah tiket sesuai kapasitas ruangan konser yaitu sekitar 3500 orang. Hal ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan penonton yang datang.
Dalam konser kali ini Deftones tidak akan main sendirian karena show kali ini akan dibuka oleh band metal kebanggaan Bandung, BURGERKILL. Pemilihan Burgerkill sebagai band pembuka sendiri merupakan sebuah pilihan yang tepat karena promotor menilai tampilnya Burgerkill akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi penggemar musik metal Bandung untuk dapat melihat mereka sepanggung dengan band kenamaan dunia, Deftones.

             Demi mendukung kepuasan penonton, promotor telah menyediakan tata suara berkekuatan 60.000 watt. Tata lampu yang disediakan sendiri merupakan standar tata lampu yang sesuai standarisasi Deftones dalam setiap konsernya. Sehingga diharapkan penonton yang datang mendapatkan pengalaman audio visual yang maksimal dari konser tersebut. Gate akan dibuka pada pukul 19.00 dan tidak lama dari waktu tersebut Burgerkill akan mulai memanaskan panggung.

Ticket untuk konser ini dapat dibeli dengan harga Rp.350.000, di berbagai ticket box di kota Bandung seperti kantor Nada Promotama, Disc Tarra, Cosmic Clothing, Fourspeed Parlor,  3Second, Greenlight, dan Ticket Heaven.

Rabu, 08 Mei 2013

Sigur Ros live in Jakarta


 photo sigurrosJKT2_zps64eab475.jpg



Jika Anda belum pernah menyaksikan konser Sigur Rós secara langsung, Anda belum mendapatkan pengalaman musik terbaik!


“I thank God that Sigur Rós even exists in this world.” – [Bjork]


“Sigur Rós has given much influence to Radiohead” – [Radiohead, Vocal – Thom York]


I said, 'What are you doing?' Alma Har’el said, 'I got this Sigur Rós thing.' I said, 'Cool. Can I get involved?' And at the time, it was a different idea.” – [Transformers Actor – Shia LaBeouf]



Siapa kah menurut anda band yang memiliki konser paling indah di dunia? Tidaklah berlebihan jika Anda mengatakan, ‘Sigur Rós’ !  Sebuah pengalaman konser dimana setiap orang yang menyaksikan tidak akan mau berpaling bahkan mengedipkan matanya walaupun hanya sedetik.

‘Sigur Rós’ adalah band yang mampu menghasilkan suara dan keindahan dari sebuah pertunjukan orchestra, bahkan mampu menggetarkan setiap persendian Anda serta membuat tulang belakang Anda seolah hancur menjadi kepingan dan menyatu bersama alunan musik yang benar-benar indah. Ya! Sigur Rós akhirnya menyatakan kesediaannya untuk tampil di Istora Senayan Jakarta untuk pertama kalinya di Indonesia pada Jumat, 10 Mei 2013.

Band asal Reykjavik, Islandia ini pertama kali terbentuk pada tahun 1994. Sedagkan nama Sigur Rós berasal dari adik perempuan Jónsi’s yakni Sigurrós Elin yang berarti “Victory Rose”.  Sigur Rós sendiri beranggotakan Jón Þór "Jónsi" Birgisson (vocal dan gitar), Georg Hólm (bass) and Orri Páll Dýrason (drum).


Sigur Rós  mampu menciptakan keindahan sejati dari musik, dimana Anda tidak akan mampu membandingkan musik yang Anda dengar di masa lalu dengan sebuah ‘harapan’ baru yang mereka hadirkan di hadapan Anda. Dan mereka benar-benar tau cara menyajikannya!   Musik mereka membawa kedamaian, kemudian Anda tidak perlu bersusah payah menemukan sebuah tempat di hati Anda.


Keberhasilan mereka menjadi “tuan rumah” dari musisi yang memiliki pertunjukan musik terbaik dengan tata visual yang indah menjadikan mereka band yang patut diperhitungkan hingga pada akhirnya di tahun 2007 mereka merilis ‘Heima’ DVD Dokumenter yang berisikan tur konser mereka yang berfokus pada keberhasilan mereka mensinergikan antara musik dan visual.  Hal tersebut pula yang membuat musik mereka dijadikan soundtrack beberapa film Hollywood, sebut saja We Bought A Zoo dan Vanilla Sky.


Fenomena musik Sigur Rós tidak hanya sampai disitu saja. Tahun 2012 kemudian mereka merilis album baru yang bertajuk ‘Valtari’ dilanjutkan dengan tur dunia.  Di Indonesia sendiri setelah mendengar rencana tur dunia, fans Sigur Rós serta komunitas penikmat musik post-rock tak henti-hentinya mengirimkan permintaan melalui berbagai sosial media kepada Sigur Rós  untuk menggelar konser di Indonesia.


Flux and Play  salah satu promoter di Indonesia yang juga berhasil memboyong “Tuhan” para penikmat musik Britpop ‘The Stone Roses’ pada 23 Februari lalu dengan menggandeng Bloodbrothers Entertainment kemudian menjawab keinginan para penikmat musik post-rock untuk mendatangkan  Sigur Rós ke Indonesia.  Setelah terjadi negosiasi yang cukup panjang, yakni sejak pertengahan tahun 2012, akhirnya melalui akun twitter resminya pada 11 Januari lalu Sigur Rós memberikan konfirmasi  kesediaan mereka untuk tampil pertama kalinya di Indonesia, “Akhirnya - #SigurRosJKT untuk pertama kalinya di Istora Senayan Jakarta tanggal 10 Mei 2013. details: bit.ly/sigurrosJKT”.


Dalam rangkaian tournya di 2013 Sigur Rós akan membawakan materi yang benar-benar baru dan berbeda dari konsep tour di 2012. Konsep panggung baru, visual baru, konsep lighting baru, beberapa personil mini orchestra baru dan tentu saja Sigur Rós akan membawakan beberapa lagu baru.  Tak ada salahnya memang untuk menyaksikan lagi konser Sigur Rós di Jakarta untuk pertama kalinya jika Anda sudah pernah menyaksikan pertunjukan mereka di negara lain di tahun 2012, karena konser mereka kali ini mengusung konsep yang benar-benar baru!  

Tiket konser Sigur Rós dibandrol Rp. 700.000 (kelas Tribun) dan Rp. 850.000 (kelas Festival). Sedangkan pada hari H, tiket akan dijual Rp. 800.000 (kelas Tribun) dan Rp. 950.000 (kelas Festival untuk pembelian di hari H).  



Selasa, 07 Mei 2013

Cancellation letter of Aerosmith, “The Global Warming Tour 2013”

 photo t_562671_10150650125823124_54389928_n_zps997c8bd4.jpg


Daily Concerts, Jakarta - Press Release: For immediate release:

Cancellation letter of Aerosmith, “The Global Warming Tour 2013”
It is with sincere regret, Dyandra Entertainment, Ismaya Live, and Sound Rhythm would like to inform you that the Aerosmith Global Warming World Tour 2013 at JIExpo Kemayoran, Jakarta Indonesia on May 11th 2013, is cancelled due to security and safety reasons that was explained by the band’s official management, MSO (Mitch Schneider Organization) earlier today.
Hereby, is the letter we received from the band’s management today:

AEROSMITH CANCEL MAY 11 SHOW IN JAKARTA, INDONESIA
AEROSMITH have been forced to cancel their Saturday, May 11 concert at JIEXPO Kemayoran Jakarta, Indonesia due to safety concerns.
Despite having a massive fan base in Indonesia, the band says: “Unfortunately, we have to cancel our upcoming show in Jakarta. We want to apologize to all our fans who were expecting to see us and hope that one day we can make it up to them.
We would also like to thank everyone at Dyandra Entertainment, Ismaya Live and Sound Rhythm for the time and effort they put into the pre-production of this show.”

We, as the promoters, sincerely apologize for inconvenience caused by the unexpected news. Especially to all the fans, medias, sponsors, and everybody who has supported this event. We hope to secure a future replacement date, but at this time full time refunds will be offered to all ticket holders.

The Aerosmith concert in Jakarta was expecting 15.000 people in crowd, with 85% tickets sold so far. However, because of the cancellation, we will give a full refund starting on May 11th 2013 for online purchases and on May 13th for offline purchases. Full info on the refund process is stated online at www.aerosmithjakarta.com.

For more information, please contact our media relation officers: Helmi Sugara Promotions: 0811 888 0893, or
Sarah Deshita: 0812 853 26 266